Tips Investasi Obligasi, Dijamin Pasti Cuan!

Tips Investasi Obligasi, Dijamin Pasti Cuan!

Tips Investasi Obligasi – Berinvestasi di pasar modal merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kepemilikan aset. Namun, banyak orang percaya bahwa investasi di pasar modal terbatas pada ekuitas. Padahal, bukan hanya saham saja yang ada di pasar modal; obligasi dan instrumen utang juga merupakan pilihan yang layak. Instrumen obligasi yaitu tidak seperti investasi saham, tidak mengakui adanya kepemilikan.

Obligasi adalah pinjaman yang diberikan kepada perusahaan atau pemerintah sebagai penerbit surat berharga utang oleh investor. Dengan jatuh tempo dan nominal tertentu. Obligasi dapat diperdagangkan di pasar obligasi meskipun memiliki tanggal jatuh tempo.

Sumber Gambar: di sini

Hasil investasi obligasi lebih tinggi dari suku bunga deposito, menjadikannya pilihan yang menarik. Kamu bisa mendapatkan pokok investasi dan kupon (bunga) yang akan diterima secara berkala dengan tingkat keamanan yang tinggi, terutama untuk obligasi negara. Selain itu, Kamu dapat memperoleh pengembalian (capital gain) dengan memperdagangkan obligasi di pasar sekunder.

Obligasi merupakan produk investasi yang menarik karena telah menetapkan imbal hasil dan pendapatan melalui kupon berkala. Alhasil, Kamu bisa mengatur keuangan dengan cermat untuk berbagai keperluan seperti dana kuliah, liburan, dan belanja barang impian. Kamu dapat menggunakan teknik berikut untuk mendapatkan hasil maksimal dari investasi obligasi Kamu dan menghasilkan lebih banyak uang.

Ini dia 3 tips investasi obligasi yang pasti menghasilkan cuan yaitu:

1. Pilih Waktu Yang Baik Untuk Bertransaksi

Investasi obligasi di pasar sekunder memungkinkan kamu untuk membeli dan menjual obligasi kapan saja dan dari lokasi mana pun. Kamu dapat memutuskan kapan harus membeli dan menjual obligasi yang kamu miliki. Investasi obligasi menawarkan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari transaksi pasar sekunder, yang dikenal sebagai capital gain.

Misalnya, Kamu membeli obligasi Rp5 juta di pasar perdana dengan diskon 100%. Obligasi tersebut kemudian dijual di pasar sekunder seharga 105 persen dari nilai nominalnya. Penghasilan ini dapat berlipat ganda di masa depan, terutama jika kamu dapat membuat perhitungan yang tepat saat membeli dan menjual. Namun, jika kamu menginginkan keuntungan yang konstan, kamu dapat menyimpan obligasi dan memperoleh penghasilan tetap dari kupon (bunga).

2. Perhatikan Tingkat Suku Bunga

Dalam hal investasi obligasi, perlu diingat bahwa harga obligasi selalu berbanding terbalik dengan suku bunga dan imbal hasil. Harga obligasi berfluktuasi karena berbagai faktor, termasuk suku bunga. Harga obligasi turun ketika suku bunga naik, dan sebaliknya.

Akibatnya, kamu harus mencari tahu kapan saat terbaik untuk membeli dan menjual obligasi di pasar sekunder. Perubahan suku bunga biasanya berdampak pada imbal hasil atau yield. Akibatnya, jika harga obligasi turun, tingkat obligasi akan naik.

baca juga : Keuntungan Investasi Obligasi yang Fantastis

3. Pilih Publikasi Yang Bereputasi Baik.

Perusahaan atau pemerintah dapat menerbitkan obligasi atau surat utang melalui Surat Utang Negara. Obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah lebih aman daripada obligasi korporasi karena didukung oleh pemerintah. Obligasi pemerintah, di sisi lain, menjanjikan pengembalian besar dan suku bunga rendah.

Negara menerbitkan dua jenis obligasi: obligasi tradisional, seperti Obligasi Negara Ritel atau ORI, dan obligasi syariah, yang dikenal sebagai SUKUK. ORI dan SUKUK adalah produk Surat Berharga Negara (SBN) yang tersedia bagi warga negara Indonesia biasa. Uang hasil penjualan ORI biasanya digunakan untuk mendanai proyek pembangunan atau inisiatif strategis pemerintah, serta untuk menutup defisit anggaran tahun berjalan.

itu dia 3 tips investasi obligasi yang pasti menghasilkan cuan dan harus kamu coba sekarang juga!